Hunting for Tolerance

Tanpa Disadari, Ternyata “DNS” Dapat Mempercepat Koneksi Internet

Selamat datang kembali di www.huntfacts.com. Nah, kali ini kita akan membahas tentang cara mempercepat koneksi internet melalui Konfigurasi DNS yang paling ampuh. Mungkin para sobat sekalian sudah tau, betapa ketergantungannya masyarakat zaman sekarang dengan yang namanya “Internet”. Karena zaman sekarang informasi beredar sangat cepat melalui internet, contohnya seperti media sosial, situs berita dan lain sabagainya. Untuk itu, masyarakat akan merasa harus selalu mengetahui informasi dan juga berita melalui internet agar bisa selalu mengikuti zaman.

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).

Kadang kala ketika kita sedang mengakses sebuah situs, misalnya YouTube, kita kecewa dengan streaming video YouTube karena lambat. Apakah karena provider internetnya atau memang pengaturan Internet pada komputer yang kita gunakan? Dan pada dasarnya, penyebab satu-satunya kenapa koneksi internet sangat lambat adalah Penyedia layanan Internet atau lebih dikenal dengan Internet Service Provider (ISP) menyediakan koneksi yang lambat. Tapi, banyak yang tidak mengetahui bahwa hal tersebut bukanlah satu-satunya penyebab koneksi Internet sangat lambat. Ada kalanya masalah koneksi yang lambat diakibatkan oleh Default DNS (Domain Name System) yang digunakan ISP.

Dan ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kecepatan Internet yang lebih cepat menggunakna Sistem Operasi Windows. Salah satunya adalah dengan mengubah pengaturan DNS sehingga akan mempercepat penjelajahan Web Anda. Sebelum membahas hal tersebut, perlu diketahui apa saja yang menyebabkan koneksi Internet menjadi sangat lambat. Lalu apa itu DNS dan bagaimana bisa pengaturan DNS bisa mempercepat koneksi Internet? Pastinya Anda penasarankan, gimana bisa DNS mempercepat koneksi internet? Okeyy cusss teruss kebawah, biar nemuin jawabannya…

Apa itu DNS?

Dalam teknologi informasi dan komunikasi, terutama teknologi internet, kita pasti sudah sering mendengar istilah DNS. Sebelum membahas lebih jauh mengenai DNS, maka ada baiknya kita juga harus memahami apa itu DNS.

DNS atau Domain Name System adalah sistem penamaan yang digunakan untuk mengubah nama domain menjadi alamat IP. Nama domain biasanya berbentuk alfanumerik agar bisa diingat dengan cepat, namun sebenarnya Internet bekerja menggunakan alamat IP dan bukan dengan domain. Server DNS mengubah alamat IP menjadi domain dan mengembalikan alamat IP yang sesuai saat diminta oleh komputer klien.

DNS memiliki jaringan sendiri yaitu salah satu server DNS yang dapat meminta server DNS lain untuk menerjemahkan nama domain tertentu ke alamat IP yang sesuai sampai mendapatkan hasil yang benar. Komputer dan perangkat lainnya menggunakan alamat IP untuk mengarahkan lalu lintas dan sangat mirip dengan memanggil nomor telepon. DNS bertindak sebagai operator cerdas yang membantu kita melewati alamat-alamat IP yang tidak terbatas. DNS Anda mengelola tugas yang sangat besar.

Sejarah DNS (Domain Name System)

Disini saya akan  mengulas sedikit mengenai sejarah atau history DNS (Domain Name System). Tahun 1970 ARPAnet menggunakan pemetaan yang berbentuk table host pada berkas hosts.txt.

Host.txt ini memiliki isi yang berupa alamat IP (Internet Protocol) dan berisi nama host serta pemetaannya dari seluruh komputer atau mesin yang saling terhubung dalam jaringan.

Ketika komputer lain yang terhubung ke jaringan ARPAnet, maka komputer – komputer dalam jaringan itu harus dapat memperbaharui berkas hosts.txt nya.

Semakin besar jaringan yang ada, maka akan terjadi masalah yang cukup besar pula. Masalah ini adalah tentang pengupdate-an isi berkas dari hosts.txt. Jumlah komputer atau mesin yang dituliskan terlalu besar dan kurang efisien karena pengupdatean berkas hosts.txt nya menggunakan FTP (File Transfer Protocol) dalam kurun waktu setiap dua minggu sekali.

Kemudian terbitlah ide dalam membuat sistem database terdistribusi yang memiliki data mengenai pemetaan alamat IP (Internet Protocol) ke nama host ataupun sebaliknya.

Tahun 1984, seseorang yang bernama Paul Mockapetris mengusulkan sistem database terdistribusi yang diberi nama dengan Domain Name System (DNS). RFC 882 dan 883 mendeskripsikan sistem database ini. Kemudian sistem database ini digunakan hingga saat ini pada jaringan internet khususnya.

Siapa Saja yang Menggunakan DNS?

Ketika kita bertanya mengenai layanan DNS, timbul pertanyaan, mengapa dibutuhkan DNS dan siapa saja yang menggunakan layanan DNS ini? Sebenarnya, secara tidak sadar, semua situs yang kita kunjungi dan semua situs yang sudah terdaftar di dalam host ataupun domain yang ada di dunia dan di dalam jaringan internet sudah pasti menggunakan sistem penamaan menggunakan layanan DNS ini.

So, ketika kita mengetikkan sebuah alamat situs, komputer tidak akan membaca nama dari situs yang kita ketik di halaman web browser kita, namun komputer akan membaca IP address yang dimiliki oleh situs tersebut dengan bantuan DNS ini.

Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap halaman web atau situs yang terhubung ke dalam jaringan internet dan memiliki host atau domain yang sudah terdaftar menggunakan layanan DNS ini untuk dapat membantu komputer mengidentifikasi alamat IP.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja DNS ?

Misalnya ketika Anda ketikkan alamat meretas.com di browser maka alur kerjanya adalah :

  • Laptop Anda merequest alamat ip website ke server DNS lokal.
  • Server DNS lokal akan melihat ke dalam database dan cache nya.
  • Jika cache nya ditemukan, maka server dns akan langsung memberikan ip ke aplikasi browser. Jika tidak ditemukan, maka server dns lokal tadi akan menghubungi dns lainnya.
  • Setelah mendapatkan alamat IP, Server lokal tadi akan menyimpannya sebagai cache sehingga jika ingin menghubungi lagi, server tidak perlu menghubungi dns lainnya. Permintaan ke dns lain hanya terjadi jika di server lokal tidak ditemukan data atau cache nya.
  • Alamat IP diberikan ke browser sehingga browser dapat membuka website yang dipublikasikan di IP tujuan.

Setelah melihat cara kerja DNS di atas lalu pertanyaan baru muncul. Siapa yang bertanggung jawab untuk menyatukan semua server DNS sehingga Server DNS tersebut mengetahui keberadaan server lainnya? Bagaimana DNS tersebut dapat menghubungi Server DNS lain secara tepat? Jawabannya adalah: Semua Server DNS mengetahui Server Root dan pemetaannya seperti di bawah ini:

Nah kesimpulannya, ketika ip yang anda cari tidak ditemukan di server DNS lokal, maka server dns lokal tersebut menghubungi server dns yang berada di atasnya dan seterusnya sampai ip address ditemukan.

Penggunaan DNS

DNS bisa diaplikasikan pada router sebagai remote dns untuk komputer-komputer di bawah jaringan router tersebut, atau digunakan langsung di control panel PC anda, atau pada konfigurasi modem jika anda menggunakan modem.

DNS yang paling terkenal dan sering di gunakan adalah DNS milik Google. Yaitu, 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Selain kecepatannya yang sangat bagus, juga sangat mudah diingat. Anda bisa googling di internet tentang dns tercepat yang lainnya, misalnya DNS Speedy atau Nawala. Dan perlu diketahui, menggunakan DNS nawala akan mencegah anda membuka domain domain yang dilarang di indonesia.

Fungsi Utama Sistem DNS

Setelah mengetahui secara singkat mengenai apa itu DNS atau Domain Name System, maka sekarang kita beranjak menuju fungsi penting dari layanan DNS pada jaringan komputer, terutama jaringan internet. Ada beberapa fungsi utama dari DNS bagi sebuah jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari sistem dns, baik dari segi teknis, maupun bagi kebutuhan user itu sendiri:

  1. Menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP address) ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet.
  2. Memberikan suatu informasi tentang suatu host ke seluruh jaringan internet. DNS memiliki keunggulan seperti:
  • Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
  • Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah tapi host name tidak berubah. Contoh: unsri.ac.id mempunyai IP 222.124.194.11, kemudian terjadi perubahan menjadi 222.124.194.25, maka disisi client seolah-olah tidak pernah ada kejadian bahwa telah terjadi perubahan IP.
  • Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.

Bagaimana Bisa DNS Mempercepat Koneksi Internet?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kecepatan internet yang lambat tidak selalu merupakan kesalahan Penyedia Layanan Internet Anda. Sebagai gantinya, ini mungkin karena server DNS yang tidak efisien. Jadi mengapa tidak menggunakan layanan DNS alternatif? Karena halaman web sekarang terus menjadi semakin rumit dengan menanamkan banyak hal, klien mencari beberapa pencarian DNS untuk merender satu halaman web tunggal. Dengan internet yang melambangkan ukuran per jam, infrastruktur DNS yang ada di bawah beban lebih banyak setiap hari.

Sekarang, perlu anda ketahui bahwa untuk menggunakan layanan DNS publik gratis yang akan meminta komputer Anda menggunakan server DNS khusus daripada server DNS default dari ISP Anda. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan kecepatan internet yang lebih cepat.

Dan tidak hanya itu, Untuk mendapatkan kecepatan internet yang lebih cepat, maka anda bisa menggunakan Open DNS atau bisa juga menggunakan Google DNS untuk mempercepat internet Anda. Open DNS adalah salah satu layanan DNS gratis yang paling populer yang mulai memberikan metode alternatif kepada pengguna yang tidak puas dengan server DNS mereka yang ada.

Bagaimana jika Tidak Ada Layanan DNS pada Jaringan Komputer?

Nah, sekarang anda sudah memahami apa itu DNS, bagaimana DNS bekerja dan juga fungsi–fungsi penting dari DNS. Dengan begitu, Anda pasti sudah bisa memahami bagaimana repotnya user ketika harus masuk ke sebuah halaman atau situs web, ketika tidak tersedia layanan DNS ini.

Sebagai contoh, ketika kita sebagai user akan masuk kedalam halaman portal berita seperti detik.com, maka ketika kita mengetik www.detik.com, kita akan tersambung ke dalam portal berita tersebut. Namun demikian, ketika tidak ada layanan DNS, maka kita tidak bisa mengetikkan www.detik.com pada browser kita.

Kita harus mengetikan alamat IP yang dimiliki oleh detik.com itu sendiri. Alamat IP detik.com adalah 203.190.242.69 maka, ketika tidak ada layanan DNS, kita harus mengetikan serangkaian alamat tersebut, yang pastinya sangat sulit untuk dihafal, apalagi ketika kita harus melakukan browsing ke banyak situs, yang pastinya memilki alamat IP yang berbeda-beda tiap situsnya.

Cara Setting DNS untuk Mempercepat Internet

Anda bisa melakukan langkah-langkah dibawah ini untuk mempercepat internet dengan setting DNS:

  • Buka menu Settings – Control Panel – Network and Internet pada komputer atau laptop milikmu.

  • Selanjutnya pilih Network and Sharing Center, lalu tekan di opsi Change Adapter Settings.

  • Tekan kanan pada nama jaringan yang anda gunakan, lalu pilih Properties.

  • Pilih menu Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), lalu klik Properties. Isikan angka-angkanya dengan Preferred DNS server 208.67.222.222 dan Alternate DNS server 208.67.220.220.

  • Setelah selesai, pindah ke menu Internet Protocol Version 6 (TCP/IPv6) lalu isikan Preferred DNS server: 2620:0:ccc::2 dan Alternate DNS server: 2620:0:ccd::2.

Nah, setelah semua pengaturan selesai dilakukan, maka koneksi internet dijamin deh akan semakin cepat. Dan yang harus selalu kita ingat adalah, bahwa kecepatan internet yang lambat tidak selalu merupakan kesalahan Penyedia Layanan Internet Anda. So, tunggu apalagi, cobain ya guyss… semoga menambah wawasan dan tunggu artikel selanjutnya..

You might also like